Beauty 101

  6 Jenis Jerawat, Penyebab, Ciri, dan Cara Mengatasinya

  |  Rabu, 10 April 2019 - 15:28:04 WIB | Dibaca: 29 kali 


Berikut ini adalah jenis-jenis jerawat paling umum yang sering di alami oleh banyak orang. Kenali jerawat jenis mana yang saat ini sedang anda alami, kemudian temukan perawatan yang paling tepat.

1.Komedo Hitam (Blackhead / Open comedo)

Jenis jerawat yang pertama adalah komedo hitam atau yang sering di sebut dengan istilah blackhead)

Penyebab : Komedo hitam terjsdi karena bukaan pori-pori yang tersumbat oleh sebum dan sel kulit mati menjadi melebar. Hal ini menyebabkan sebum yang merupakan zat minyak menembus keluar kulit dengan lubang terbuka (pori-pori)

Warnanya menjadi hitam karena zat minyak tersebut terpapar oleh oksigen dan mengalami oksidasi. Sehingga dari luar warnanya akan terlihat seperti bintik hitam. Komedo hitam mudah di kenali karena terlihat dari permukaan kulit seperti bintik-bintik hitam yang berisi lemak yang mengeras. Komedo hitam tidak boleh di pencet, karena bisa menyebabkan infeksi dan menimbulkan jerawat menjadi bengkak.

2.Komedo Putih (Whitehead / Closed comedo)

Jenis jerawat yang kedua adalah komedo putih atau yang dikenal juga dengan istilah whtehead

Penyebab : Komedo putih terjadi karena sebum tersumbat dan bercampur dengan sel kulit mati. Disinilah terjadi infeksi oleh bakteri Propionibacterium acnes yang menyebabkan jerawat membesar. Berbeda dengan blackhead, komedo putih ini tidak menembus kulit.Ia tetap berada di bawah kulit dan menonjol keluar.

Dari permukaan terlihat seperti bintil berwarna putih, yang merupakan campuran antara sebum, sel kulit mati, dan kadang-kadang nanah. Whitehead biasanya berukuran kecil, meskipun demikian ia bisa menjadi bengkak apabila terinfeksi atau meradang. Oleh karena itu anda harus menghindari memencet atau memegang-megang komedo putih dengan tangan yang tidak steril.

3.Jerawat Papula (Papules Acne)

Jenis jerawat yang ketiga adalah papula atau papules acne. Jerawat papula biasanya muncul bergerombol. Kulit di sekitarnya menjadi merah karena mengalami peradangan. Namun di atas jerawat ini tidak terlihat titik putih karena sebum dan isi jerawat masih terbenam di dalam kulit.

Penyebab : Jerawat ini merupakan perkembangan dari komedo yang tidak segera di obati sehingga mengalami peradangan. Jerawat papula sangat sensitif terhadap sentuhan, apabila anda memegang atau memencetnya maka jerawat papula akan bertambah parah - semakin meradang dan membengkak.

Jerawat papula harus segera mendapat perawatan yang tepat karena berpotensi menjadi lebih parah apabila mengalami infeksi.

4.Jerawat Pustula (Pustules Acne)

Jenis jerawat yang selanjutnya adalah jerawat pustula atau pustules acne. Pustula merupakan jerawat yang sudah mengalami infeksi

Penyebab : Sebum dan sel kulit mati yang tersumbat di dalam folikel mengundang bakteri. Kemudian terjadilah infeksi oleh bakteri Propionibacterium acnes, Staphylococcus spp, Corynebacterium spp, Brevibacterium spp, atau Acinetobacter spp. Karena adanya infeksi maka tubuh akan bereaksi dengan mengeluarkan darah putih sebagai pertahanan untuk melawan bakteri

Hasilnya di jerawat pustula akan terdapat nanah yang merupakan sisa dari sel darah putih dan bakteri yang mati. Karena itu jerawat pustula berbeda dengan papula. Dari luar jerawat pustula terlihat seperti benjolan yang berisi cairan putih (nanah). Daerah di sekitar jerawat pustula juga akan mengalami peradangan, biasanya berwarna kemerahan (pink).

5.Jerawat Nodul (Nodule acne)

Jenis jerawat yang kelima adalah jerawat nodul atau nodule acne. Ini adalah jerawat yang lebih parah dari 4 jenis jerawat sebelumnya.

Penyebab : Nodul terjadi karena folikel yang tersumbat mengalami infeksi, iritasi, dan tumbuh menjadi lebih besar. Dari luar jerawat ini akan terlihat seperti benjolan yang membesar yang terkadang di sertai radang di sekitarnya.

Jerawat nodule juga biasanya sakit jika di sentuh. Berbeda dengan papula dan pustula, jerawat nodul ini tumbuh lebih dalam ke bawah kulit. Karena jenis jerawat ini tumbuh jauh ke dalam kulit, maka untuk penangannya juga menjadi lebih kopleks dan memakan waktu relatif lama. Untuk menyembuhkan jerawat nodule haruslah mendapat bantuan dari tenaga medis atau dokter mengingat jerawat ini cukup dalam menembus kulit.

6.Jerawat Kistik (Cystic acne)

Jenis jerawat yang terakhir adalah jerawat kistik atau kista atau cystic acne. Jerawat kistik dan jerawat nodule adalah 2 jenis jerawt akut. Tapi jerawat kistik lebih parah dari jerawat nodule.

Jerawat nodule dan jerawat kistik biasa dikenal juga dengan istilah jerawat batu, sebutan awam untuk dua jenis jerawat ini.

Penyebab : Jerawat kistik merupakan perkembangan dari jerawat nodule yang telah mengalami infeksi dan peradangan, juga tumbuh menjadi lebih besar. Biasanya jerawat kistik menjadi membengkak dan berisi cairan nanah

Jerawat kistik juga menimbulkan rasa nyeri dan sakit apabila di sentuh. Jerawat kistik merupakan jenis jerawat akut yang serius, perlu penanganan yang hati-hati untuk menyembuhkannya. Jerawat jenis ini termasuk jenis yang bandel dan sulit untuk disembuhkan, mungkin saja anda membutuhkan bantuan medis dari dokter dermatologist kepercayaan anda.

Bisakah jerawat yang parah dihilangkan secara alami?

Tidak ada jawaban pasti untuk hal ini. Namun sebagian orang mengaku berhasil mengatasi jerawat mereka dengan menggunakan bahan-bahan alami. Pengobatan jerawat di lakukan berdasarkan tingkat keparahannya. Hal ini akan menentukan perawatan yang bagaimana yang paling tepat untuk menyembuhkan jerawat yang anda alami. Berdasarkan jenisnya, berikut ini adalah tingkat keparahan jerawat diurutkan dari yang paling parah hingga yang paling ringan.

Jerawat yang paling parah adalah :

1.Jerawat Kistik (cystic acne)

2.Jerawat Nodul (nodules acne)

Tingkat menengah :

1.Jerawat Pustula (pustules acne)

2.Jerawat Papula (papules acne)

Jerawat ringan :

1.Komedo putih (whiteheads)

2.Komedo hitam (blackheads)






0 comments:





Post Comments :